Antara Geek dan Technical Support itu beda tipis!

Standard

Bagi yang kesehariannya berkutat di dunia IT, mungkin pernah mengalami seperti ini:

eh bro, komputer gua ga bisa nyala nih, tolong dong dibenerin…

atau

komputer saya kayaknya kena virus nih, bersihin dong..

atau

bikin email gmana yah? temen gua nanyain alamat facebook gua nih.

atau

bos, gua mau beli komputer nih buat maen game. bikinin spek nya yah yang canggih, budget 2 juta!

Well, cukup mengganggu sebenarnya. Tapi mau bagaimana lagi, mindset orang awam sekarang ini tentang para pelaku dunia IT adalah: “Tukang Reparasi Komputer”. Mungkin karena kesehariannya yang berkutat di depan komputer, jadi lebih banyak tahu mengenai masalah per-komputer-an.  Sehingga ketika mereka menemui masalah pada “gadget” nya, langsung terpikir “ah, ada si anu kok. minta betulin sama dia aja..”

Sebenarnya apa sih “Geek” itu? Menurut Wikipedia:

The word geek is a slang term, noting individuals as “a peculiar or otherwise odd person, especially one who is perceived to be overly obsessed with one or more things including those of intellectuality, electronics, etc.”

Memang tidak semua praktisi IT itu adalah “Geek”. Tapi kita kuliah dan belajar IT itu tentu bukan untuk jadi tukang servis kan??
Penggunaan kata “Technical Support” juga sebenarnya tidak selalu relevan dengan tukang reparasi. Tapi dalam kasus ini, biasanya yang punya masalah akan terus-terusan borong pertanyaan hingga masalahnya benar-benar selesai (meskipun dia tetap sama sekali tidak mengerti). Mirip seperti tugasnya Technical Support yang mesti sabar menangani masalah klien nya.

Saya bukannya tidak suka jika ada seseorang yang meminta bantuan untuk memperbaiki masalah pada komputer atau gadget nya. Setiap orang dibekali keahlian masing-masing. Siapa tahu suatu saat justru kita yang butuh mereka. Juga, berbuat baik itu pahala bukan?
Meskipun kadang saya juga merasa kesal dengan pertanyaan dan permintaan yang mungkin sebagian dari kita menganggapnya konyol. Tapi sebisa mungkin saya tetap membantu. Sembari berharap orang tersebut bisa belajar banyak dari pengalamannya, dan kedepannya bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.
biar ga ngerepotin lagi, gitu maksudnya.. :p

Saya bukan ahli dibidang IT. Saya hanya pengguna desktop biasa yang lebih sering mencari solusi dari masalah lewat oom Google daripada banyak bertanya sana sini.

Level kita semua sama. Hanya siapa yang tahu lebih dulu, itu yang membedakannya.

Lebih banyak lah membaca dan mencari tahu. Ilmu pengetahuan itu tidak cuma dari pendidikan formal.

One thought on “Antara Geek dan Technical Support itu beda tipis!

Leave a Reply