FIFA 2011 – Review

Standard

Akhirnya rilis terbaru dari seri FIFA soccer telah keluar, FIFA 2011.
kali ini untuk versi US cover nya adalah Carlos Vela, Landon Donovan, dan Kaka (lebih mirip Huntelaar menurutku, daripada Kaka 😛 )

Seperti biasa, apa yang baru?
well, kalau kalian sebelumnya sudah main FIFA Worldcup 2010 – South Africa, maka tidak banyak perubahan disini. Tapi jika belum main FIFA Worldcup, maka akan terasa perbedaannya.

1. Grafis
Sisi grafis memang pasti harus ada peningkatan di setiap rilis. Kali ini tampilan lebih hidup, ekspresi wajah dan gerakan para pemain lebih nyata.

2. Gameplay
Tidak banyak berbeda dengan FIFA Worldcup 2010 – South Africa. Kontrol pemain, trik dan sebagainya masih sama dengan seri Piala Dunia tersebut. Hanya ada tambahan fitur 360-degree jostling yaitu gerakan berputar dan pressing lawan untuk mendapatkan ruang untuk merebut bola, dan Personality yang merupakan gerakan dan perilaku pemain yang sesuai dengan pemain sebenarnya di dunia nyata.

Di seri Piala Dunia dan FIFA 2011 ini kontrol untuk mengeksekusi pinalti sedikit lebih susah. Anda harus memperhatikan Power Bar yang bergerak ke kiri dan kanan dengan cepat tergantung dengan skill dan status pemain tersebut. Semakin tinggi status Penalty sang pemain, maka gerakan bar tersebut semakin lambat. Sebaliknya, semakin kecil status PEN si pemain, maka gerakan Power Bar akan semakin cepat, sehingga membuat persentase tendangan melenceng lebih tinggi. Karena ketika menendang, posisi bar harus berada di area tengah (ditandai dengan warna hijau).
Selain posisi Power Bar, kekuatan dan arah tendangan juga sangat menentukan. Terlalu kuat atau terlalu lama menekan arah akan mengakibatkan melenceng jauh.
Khusus untuk kiper, tidak perlu banyak tombol untuk memblok tendangan lawan. Cukup gunakan kedua analog pada kontroller. Analog kiri untuk bergerak kiri-kanan menentukan posisi berdiri sebelum lawan menendang pinalti sekaligus mengalihkan konsentrasi lawan (beberapa kiper bahkan sambil menggoyang-goyangkan dan membentangkan tangannya). Dan analog kanan untuk meloncat kiri-kanan ketika lawan menendang pinalti untuk memblok tendangannya.

Tutorial untuk pinalti bisa dilihat disini:
http://www.ea.com/intl/football/videos/0daa72b77e01b210VgnVCM1000001065140aRCRD

Di menu Game Setting ada tambahan pilihan baru. Kita bisa memilih Wasit yang akan memimpin pertandingan kita. Masing-masing wasit memiliki atribut dan level ketegasan sendiri. Dari yang sangat tegas dan tanpa kompromi, sampai yang lembek dan sangat cuek 😀
Selain itu, ada juga pilihan untuk “Handsball”. Disini kita bisa mengaktifkan pelanggaran untuk handsball. Ada 3 mode pilihan, yaitu:

  • Off: Tidak ada pelanggaran handsball (default).
  • On (with Penalty Exception): Wasit akan memberikan pelanggaran pada setiap handsball. Tetapi tidak akan memberikan pinalti ketika terjadi di dalam kotak pinalti.
  • On: Wasit akan memberikan pelanggaran pada setiap handsball, dan akan langsung memberikan pinalti jika terjadi handsball di dalam petak pinalti.

Bersiaplah frustasi jika anda memilih mode “ON”, karena suatu saat bisa saja pemain anda melakukan handsball di dalam area pinalti. Terutama ketika terjadi crossing atau ketika memblok tendangan lawan. Apalagi jika wasitnya yang sangat tegas dan kejam. Langsung kartu!!
Tapi kadangkala justru itu yang menyelamatkan anda dari kekalahan. Karena kita tidak pernah bisa tahu kapan AI melakukan handsball.

3. Game Mode
Ada lagi yang baru di FIFA 2011 ini. Yaitu fitur “Be a Goalkeeper”
Pengalaman baru dalam bermain sepakbola virtual. Disini kita bisa memilih menjadi kiper dari tim yang akan kita mainkan. Sepanjang pertandingan kita hanya mengontrol kiper, dengan sudut pandang third person dari belakang kiper, bukan dari samping seperti pemain biasanya. Sehingga benar-benar merasakan bagaimana menjadi kiper.
Saran saya, pilihlah tim lawan yang lebih kuat. Karena jika menggunakan mode ini dan melawan tim yang lebih lemah atau sepadan, anda akan lebih sering menganggur menjadi kiper!!.
Kalau lawan anda lebih kuat, maka tim anda akan sering di serang, tentunya anda (sebagai kiper) akan lebih aktif. Disinilah kenikmatan memainkan mode “Be a Goalkeeper” lebih terasa.

Selain menjadi Kiper, anda juga bisa merintis karir dari bawah hingga menjadi pelatih dengan mode Career Mode. Ini merupakan campuran antara mode Be a Pro dan Manager. Disini anda akan memulai karir anda sebagai pemain, hingga berlanjut menjadi pelatih.

Di Fifa edisi Piala Dunia South Africa, terdapat mode “Captain Your Country” (CYC). Di mode ini kita bisa memilih salah satu pemain atau membuat pemain baru untuk kita kontrol selama turnamen, dan berjuang dari babak kualifikasi hingga babak final Piala Dunia. Asyiknya, mode ini bisa dimainkan bersama-sama dengan teman hingga 4 pemain (4 controller). Pemain kita bisa berkembang dari cuma pemain biasa hingga menjadi kapten di negara tersebut.

Sayangnya, mode ini tidak dilanjutkan di FIFA 2011. Padahal mode tersebut menjadi favorit saya. Bahkan sempat membawa Indonesia menjadi Juara Dunia 😀

Overall, saya menilai game ini sangat bagus. Tinggal tunggu sang kompetitor (PES 2011) rilis, dan melihat sekuat apa Konami menandingi EA kali ini.

Nilai dari saya untuk FIFA 2011: 8.5

4 thoughts on “FIFA 2011 – Review

  1. wew FIFA ?, mang bagus ya ?… terakhir kali maen Fifa kalo ga salah taun 99/00, waktu F Inzaghi masih muda… dulu sih rasa2nya gameplaynya jelek, jauh bngt dibanding WE

    dan sampe skrng pun selalu menganggap begitu … entar kalo PES 2011 dah keluar, bikin comparison-nya doms sekalian… pengen tau sayah 😀

  2. admin

    dulu memang FIFA kalah jauh dengan WE/PES
    tapi sejak FIFA 2010, kedudukan berbalik.
    salah satu keunggulan FIFA adalah kontrol 360 nya. benar2 realistis.

    pikiran saya juga dulu sama seperti dirimu bro. begitu skeptis dengan FIFA. dan sangat men-dewa-i PES/WE.
    tapi sejak dicobain langsung, akhirnya mengakui kalau PES sudah kalah dengan FIFA.

    makanya nunggu gebrakan dari PES 2011 nih, kabar2nya banyak perbaikan.. *ga sabar*

  3. ngog nya sibuk minum “coca-cola”
    hehehe…

    kayaknya faktor strategi market.
    yang ini kan versi US nya. makanya pake Vela dan Donovan.

    klo yang versi lainnya, covernya Rooney.

Leave a Reply